Seperti diberitakan Autoevolution, Kamis (23/7/2015), bodi mobil terbang ini benar-benar berbeda dengan mobil terbang yang ditunjukkan ke publik dua tahun lalu. Terrafugia menentukan desain baru yang telah berhasil diuji dalam model skala sepersepuluh.
Menariknya, Terrafugia TF-X terbaru ini bakal menjadi kendaraan listrik hybrid. Kabin mobilnya memiliki ruang yang cukup untuk menampung empat orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menguasai kemampuan terbang, Terrafugia mengklaim pemilik mobil terbang ini hanya perlu waktu lima jam. TF-X juga bisa lepas landas dan mendarat secara vertikal tanpa perlu landasan pacu seperti helikopter.
Prosedur pendaratan pun bisa dilakukan oleh fitur autopilot. Tapi, fitur itu bisa digunakan pada situs tertentu yang dirancang khusus.
Pada tahun 2013 lalu, perusahaan mobil terbang ini memperkirakan akan membutuhkan waktu enam sampai delapan tahun untuk memproduksi TF-X yang benar-benar bisa digunakan. Diperkirakan, mobil terbang ini akan dibanderol dengan harga antara US$ 300.000 sampai US$ 400.000 atau setara dengan Rp 4 miliar sampai Rp 5,3 miliar.
(lth/ddn)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE