Namun memang Indonesia bukan satu-satunya Negara yang punya alat uji emisi dan performa mobil. Alat yang sama ada di Thailand. Hanya Indonesia dan Thailand yang memiliki alat uji di ASEAN. Jadi, semua mobil-mobil yang akan dijual di ASEAN harus diuji di Indonesia, atau di Thailand.
"Kita sudah melakukan uji ini sejak dua bulan lalu," kata Kepala BTMP DR Rizqon Fajar saat ditemui di Puspiptek, Serpong, Banten, Selasa (7/7/2015) lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita juga menguji Porsche, Lamborghini, Ferrari, pokoknya semua mobil yang akan dijual di Indonesia harus diuji di sini. Yang akan diekspor ke Malaysia dan negara ASEAN lainnya juga diuji di sini," papar Rizqon.
Untuk pasar Indonesia, mobil-mobil yang diuji harus lolos standar minimal Euro 2. Dengan standar 'serendah' itu, adakah mobil mewah yang tak lolos uji? Ternyata ada, namun Rizqon tak mau mengungkap merek dan jenis mobil tersebut. Lagipula mobil yang tak lolos uji langsung tak boleh dijual di Indonesia.
Sebenarnya BTMP tak hanya menguji mobil mewah. Seluruh mobil baru yang akan dijual di Indonesia juga diuji. Namun untuk mobil yang diproduksi dengan jumlah sangat besar, BTMP hanya mengambil sampel.
"Kalau seperti Avanza, Xenia, Innova, itu hanya sampel. Tapi kalau mobil mewah itu satu satu kita uji," paparnya.
(tor/ady)











































Komentar Terbanyak
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Populasi Meningkat, Muncul Usulan Mobil Listrik Kena Pajak Tahunan