Karena memperingati hari jadi ke-100 tahun, maka mobil ini hanya diproduksi sebanyak 100 unit. Beruntung, PT Auto Trisula Indonesia-Maserati Indonesia bisa mendapatkan jatah model itu tapi hanya sebanyak dua unit saja.
Meski hanya ada dua unit, orang-orang kaya di Indonesia sudah antre ingin test drive merasakan mobil ini. Namun, sampai saat ini dua unit mobil itu belum ada yang memesannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, Maserati Indonesia tak mau menyebut banderol mobil ini. Alasannya, banyak pertimbangan yang selalu berbeda saat menentukan harganya.
"Karena banyak variable, dari pajak. Pajak masuk, pajak progresif, PPnBM, jadi terlalu banyak variable. Ditambah lagi dolar yang enggak tentu," kata Ismail.
(rgr/ady)










































