Laporan kantor berita Yonhap dan Autoguide, Jumat (19/6/2015) menyebutkan sepanjang 2013 mobil ini terjual 76 unit. Tahun berikutnya 128 unit, dan tahun ini hingga Mei lalu penjualan yang dibukan baru mencapai 69 unit.
“Penjualan di dalam negeri Korea, hingga saat ini sebanyak 29 unit. Selebihnya di Amerika dan Eropa,” tulis kantor berita tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di Amerika Serikat, memang ada selusin SPBU hidrogen. Hanya semua SPBU itu berada di California selatan, yakni wilayah dimana Hyundai Tucson hidrogen itu dipasarkan.
Saat ini, di Amerika, mobil itu disewakan dengan tarif US$ 499 atau sekitar Rp 6,49 juta per bulan. Tarif itu termasuk bahan bakar yang digunakan mobil selama sebulan.
Selain Hyundai, dua pabrikan Jepang yakni Honda dan Toyota juga membuat dan berniat memasarkan kepada umum mobil berbahan bakar hidrogen. Mereka juga gencar membangun SPBU hidrogennya.
(arf/ddn)










































