Seperti dilaporkan FoxNews, Kamis (11/6/2015), SUV Model X adalah mobil ketiga yang dibuat Tesla sejak pabrikan ini didirikan 12 tahun lalu. Pada awalnya, Tesla merencanakan produksi Model X pada 2013.
Namun, karena jadwal penyempurnaan teknis beberapa kali meleset, maka proses produksi diundur. Melesetnya jadwal itu bukan karena kesalahan, melainkan penyempurnaan. Pintu dan kursi geser pada SUV itu misalnya, masih perlu penyempurnaan.
βKami harus menjadi pabrikan yang tulus dalam (penyempurnaan) fungsi dan estetika,β iucap Musk.
Adapun fitur autopilot memungkinkan mobil berjalan sendiri tanpa keterlibatan manusia di saat melaju dengan kecepatan di jalanan kota. Dengan fitur itu pula, pemilik bisa memanggil mobil yang diparkir di garasi rumahnya dan berjalan secara otomatis.
Namun, Musk mewanti-wanti agar pengemudi juga tak terlena dan siap mengambil alih kemudi mobil. Soalnya fitur autopilot bukan dimaksudkan sebagai fitur mobil otonom alias tanpa sopir penuh.
βHal ini hanya dimaksudkan sebagai fitur bantuan,β ucapnya.
Hingga saat ini Model X telah terpesan 20.000 unit. Pabrikan mematok target Model X dan sedan Model S Tesla terjual 55.000 unit.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun