Dilansir Reuters dan Autonews, Rabu (10/6/2015), gigafactory yang berada di Nevada milik Tesla, Akan mempekerjakan ratusan karyawan dari Panasonic.
Seperti diketahui, kemitraan Panasonic dengan Tesla menjadi kunci strategis untuk mengakali kerugian Tesla. Selain itu dipilihnya Panasonic oleh Tesla bukan tanpa alasan, karena Panasonic selama ini telah berhasil mengeluarkan produk terbaik mereka yaitu smartphone dan TV plasma.
Bahkan Panasonic mencoba menciptakan sistem hemat energi di perumahan dan menghabiskan dana hingga US$ 500 juta, hanya untuk mengembangkan bisnis otomotif di tahun ini.
"Sebagai permulaan, akan diawali dari ratusan orang terlebih dahulu, dan rencananya kami akan benar-benar mulai bekerja pada musim gugur," ujar Head of Panasonic's Automotive and Industrial Systems Division, Yoshio Ito.
Selanjutnya, Ito menambahkan Panasonic berencana untuk menambah investasi di bisnis otomotif sekitar 60 miliar yen (US$ 478.000.000) pada tahun fiskal atau di Maret 2015. Termasuk dalam pembangunan pabrik gigafactory milik Tesla yang menghabiskan dana hingga US$ 50 miliar. Dan 30-40 persen sahamnya akan dimiliki oleh Panasonic.
(lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas