Pemilik Telor Asin Pangon Tigan Sae Mulyono menuturkan, produksi telur asinnya ini jika permintaan ramai dalam satu harinya bisa memproduksi sebanyak 15.000-20.000 telur, dan jika permintaan sepi dalam seharinya hanya memproduksi sebanyak 5.000 telur.
"Kita lihat situasi hari juga, kalau seperti ini sedang sepi berarti kapasitas produksinya hanya 5.000 telur, kalau seperti lebaran baru permintaanya banyak," ujar Mulyono kepada detikOto di Limbangan Wetan Brebes, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2015).
Ketika sampai, seluruh risers begitu antusias, mereka langsung mencoba membuat telur asin. Mulai dari membersihkan telur hingga melumuri adonan asinan yang terbuat dari bata dihancurkan, garam dan air secukupnya.
"Setelah dilumuri adonan, telur di diamkan selama 15 hari. Setelah itu baru dibersihkan lagi dan di rebus selama 3 jam dan bakar selama 2,5 jam," ujarnya.
Para risers pun langsung mencicipi telur asin hasil produksi Pangon Tigan Sae. Mereka mencicipi telur asin yang direbus dan yang dibakar.
"Kalau saya lebih suka yang dibakar, tapi ya selera masing-masing. Telurnya enak," tutur salah satu risers Wandri kepada detikOto di tempat yang sama.
(Aditya Maulana/Dadan Kuswaraharja)












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat