Honda sebelumnya menargetkan penjualan 2015 sebanyak 170.000 unit atau 14,2 persen dari total penjualan kendaraan roda empat atau lebih di Indonesia.
βKami sampai saat ini tidak merevisi target penjualan. Dibanding periode sama tahun sebelumnya, penjualan Januari sampai April tahun ini, kami masih tumbuh,β tutur Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT HPM, Jonfis Fandy, di sela-sela penyerahan hadiah sebuah Honda Mobilio kepada Most Valuable Player NBL, di Senayan, Jakarta, Minggu (10/5/2015) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βItu sentimen positif ke pasar, karena pertumbuhan ekonomi akan terjadi,β ucapnya.
Dia menyebut, masih muramnya pasar hingga saat ini dipicu oleh belum optimalnya pertumbuhan ekonomi yang memicu melemahnya daya beli. Pada saat yang sama, calon kembali memiliki bersikap menunggu hingga pertumbuha ekonomi menggeliat.
Namun, Jonfis tak menampik jika pada semester dua mendatang kondisinya masih belum berubah, maka penyesuaian target bisa saja dilakukan pada Juli. Selama ini, kata Jonfis, pihaknya sudah berusaha menyesuaikan produksi sesuai dengan kebutuhan pasar. Hanya, dia tak menyebut berapa volume penyesauaian itu.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang April lalu Honda hanya membukukan penjualan sebanyak 10.583 unit. Jumlah itu lebih rendah 24,1 persen dibanding bulan sebelumnya yang sebanyak 13.3951 unit.
Kendati begitu, jika ditotal selama empat bulan berturut-turut yang sebanyak 55.071 unit, penjualan yang dibukukan HPM masih tumbuh 12,1 persen dibanding periode sama tahun lalu. Itu juga berarti, penjualan Honda sudah mencapai hampir sepertiga target.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih