"Data yang kami peroleh dari Toyota dan lembaga lain termasuk kepolisian, di empat kota itu potensi risiko kecelakaan juga tinggi mengingat sebagai kota dengan tingkat kepadatan penduduk dan kendaraan yang tinggi," papar Ketua Umum Velozity, Didy Soenaryadi kepada detikOto, di Jakarta, Minggu (10/5/2015).
Kampanye yang dilakukan Velozity tak hanya melibatkan para anggotanya tetapi juga mengajak komunitas pengguna mobil lain. Namun, penekanan kampanye ini adalah pada diri sendiri atau masing-masing anggota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan yang dilakukannya pun cukup sederhana dan meruapakan kegiatan sehari-hari. Dengan tema Think Before You Drive, anggota komunitas ini diajak untuk memikirkan dan merencanalkan segala persiapan dan mengantisipasi segala kemungkinan terburuk saat berkendara.
Persiapan itu termasuk mengecek tekanan angin ban, mempersiapkan perangkat navigasi, mengecek rem, hingga menggunakan alat bantu komunikasi hands free.
"Sebab, meski terlihat sederhana namun jika aspek-aspek persiapan itu diabaikan akibatnya bisa fatal," ucap Didy.
Kini, Velozity juga terus mengkomunikasikan gagasan dan ide tentang cara berkendara aman itu kepada seluruh anggotanya yang kini berjumlah 999 orang baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Mengenai tema kampanye Think Before You Drive, Didy menyebut bukanlah kebetulan atau latah mengikuti orang lain.
Namun, kata dia, ide itu muncul dari perenungan terhadap apa yang telah dialami anggota komunitas ini saat melakukan touring ke Bali. Saat itu, awal tahun baru 2014. Mobil yang dikemudikan dan ditumpangi anggota mengalami masalah yang berpotensi celaka.
"Setelah, kami renungkan di situlah perlunya perencanaan dan memikirkan apa saja kemungkinan yang terjadi di tengah perjalanan dan sekaligus solusi dan antisipasinya. Maka muncul ide Think Before You Drive," imbuhnya.
Kampanye ini akan dilakukan pada 31 Mei mendatang. Namun sebelum acara itu berlangsung, sejumlah chapter Velozity juga telah menggelar kampanye. Salah satunya Velocity Bekasi (Velbec).
"Kami hari ini menggelar konvoi 10 mobil di Jakarta dalam rangka mempraktekkan tema Think Before You Drive itu. Satu mobil berisi tiga atau empat orang, dengan harapan nantinya masing-masing anggota juga menyampaikan pengalaman mereka ke anggota lain," ucap Ketua Chapter Velbec, Ade Suteja.
Dia menilai praktek prinsip keamanan sebelum berkendara itu penting, mengingat perilaku dan mental dalam mengemudi menjadi penyebab utama kecelakaan lalu-lintas di Tanah Air.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun