Dalam keterangan resminya, Senin (20/4/2015) kolaborasi ini juga dilakukan untuk mempercepat pengembangan mobil Lotus di segem sport premium di Tiongkok. Proton dan Lotus juga akan memanfaatkan insentif yang telah ditawarkan oleh Pemerintah Provinsi Fujian, Tiongkok.
Menurut Chief Executive Officer of Proton Datoβ Abdul Harith Abdullah,
perjanjian kerjasama ini bertujuan untuk melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D) dan penggunaan teknologi yang lebih efisien serta modern.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasar otomotif di Tiongkok merupakan yang terbesar di dunia untuk saat ini dan masih akan terus berkembang. Oleh karena itu wajar bagi sebuah perusahaan ikonik mapan seperti Lotus untuk mulai berekspansi. Kami sangat sulit untuk mengabaikan kesempatan dalam memberikan alternatif gaya hidup ke negara yang sedang makmur," ungkap Dato.
"Pada 7 April mendatang, Lotus telah mengumumkan telah mengalami kenaikan penjualan 55 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Tiongkok akan menjadi kunci pertumbuhan Lotus," tuntasnya.
(ady/lth)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?