Nissan Motor Corporation baru saja merilis SUV berteknologi canggih, X-Trail Hybrid. Lalu, akankah X-Trail Hybrid masuk ke Indonesia?
Wakil Presiden PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Teddy Irawan mengatakan, X-Trail Hybrid belum masuk ke dalam daftar rencana masuk ke Indonesia. Sebab, infrastruktur Indonesia masih belum mendukung.
"Saat ini masih belum ada rencana. Karena infrastruktur Indonesia masih belum mendukung," kata Teddy usai acara CSR Nissan di Tangerang, Banten Selasa (14/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lakukan riset dulu. Kalau di negera lain insfrastrukturnya sudah siap dan juga di dukung pemerintahnya," ujarnya.
Di Jepang, Nissan X-Trail Hybrid sudah diluncurkan. Perbedaan pada eksterior terlihat pada logo dan tulisan hybrid di pintu bagian bodi dan belakang. Selain itu, lampu kabut LED juga menjadi pembeda di bagian ini.
Perbedaan di bagian interior ditandai dengan adanya tambahan informasi tentang kinerja teknologi hybrid. Informasi ini menyatu dengan informasi lainnya yang ada di instrument cluster.
Sedangkan pada bagian jantung mekanis, paduan antara mesin konvensional dengan motor listrik merupakan perbedaan yang sangat signifikan. Mesin 2,000 cc empat silinder yang diusugnya bertenaga 147 hp pada 6.000 rpm, dan torsi 207 Nm pada 4.400 rpm. Adapun motor listriknya bertenaga 41 hp dan torsi 160 Nm.
Nissan mengklaim konsumsi bahan bakar varian ini mencapai 4,8 liter untuk jarak 100 kilometer (km). Artinya rata-rata konsumsi BBM mencapai 20,6 km per liter.
Fitur standar yang ditanam pabrikan di varian ini antara lain sistem pengereman otomatis. Selain itu juga dilengkapi teknologi pengereman regenerative, ban dengan tingkat rolling resistance yang rendah, serta desain yang lebih aerodinamis.
(rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi