Seperti dilansir Reuters, Jumat (20/3/2015), Chief Executive Officer BMW, Norbert Reithofer, mengakaui pihaknya tak menawarkan varian anyar di segmen subkompak seperti yang dilakukan oleh Audi dengan Audi A1. Walhasil, BMW pun kalah bersaing di segmen tersebut.
βKami ingin tetap memimpin mobil premium, juga dalam hal volume,β kata Reithofer dalam konferensi tahunan di Munich.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selalu ada diskusi internal tentang volume, dan berakhir dengan kesimpulan bahwa kita tidak bisa menyerahkan pangsa pasar, tetapi hanya jika memiliki kontribusi margin yang baik. Volume bukanlah segalanya dan mempertahankan tingkat pertumbuhan yang sama bukanlah segalanya," paparnya.
Sepanjang 10 tahun terakhir Audi dan Mercedes-Benz berupaya keras untuk menggeser BMW dalam daftar teratas penjualan mobil. Bahkan dalam dua bulan pertama tahun ini, keduanya berhasil mengungguli BMW.
Namun perusahaan penelitian pasar otomotif, HIS Automotive memperkirakan penjualan BMW Group β termasuk MINI - masih unggul, yakni 1,82 juta unit. Adapun Audi dan Mercedes-Benz masing-masing 1,7 juta unit dan 1,6 juta unit.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!