Dilansir laman Autoevolution, Selasa (17/3/2015) produsen otomotif asal Slovakia yang memproduksi mobil terbang menargetkan akan mulai memasarkan mobil terbangnya itu pada tahun 2017 mendatang.
CEO perusahaan otomotif Slovakia, AeroMobil Juraj Vaculik baru-baru ini menyatakan, bahwa pihaknya berencana untuk mulai memproduksi secara komersial mobil terbang pada tahun 2017 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuan dibuatnya prototipe itu adalah untuk mendapatkan sertifikasi agar layak digunakan di wilayah Eropa dan di Uni Eropa.
Mobil terbang itu hanya berbobot 400 kg saja dan sekali terbang bisa mencapai 700 km. Artinya mobil bisa dipakai terbang dari Jakarta menuju Surabaya.
Penemu mobil terbang AeroMobil Juraj Vuculik mengatakan mimpi mobil terbangnya hampir menjadi kenyataan.
"Rencana kami, yang optimistis adalah antara tahun 2016-2017, produksi pertama mobil terbang akan dikirimkan kepada konsumen," ujarnya seperti dilansir Reuters.
Saat ini, yang harus dilakukan perusahaan adalah melakukan pengetesan, pengetesan dan pengetesan. "Untuk memastikan AeroMobil memenuhi peraturan dan laik terbang, ujarnya.
Salah satu tantangan yang harus dihadapi adalah mengurangi panjang landasan yang dibutuhkan kendaraan untuk terbang. Saat ini mobil membutuhkan landasan sejauh 200 meter agar bisa terbang. Jarak yang jarang bisa ditemui di kawasan urban.
Dari sisi bodi, mobil ini memiliki sayap yang bisa terentang sampai 8 meter setiap kali terbang. Mobil hanya membutuhkan 7,5 liter untuk setiap 100 km.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin
Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3