Pabrikan ini juga mengaku sulit untuk mengabulkan bonus setara dengan 6,8 bulan gaji seperti yang diminta karyawan.
Seperti dilansir Reuters, Jumat (27/2/2015), salah seorang staf di Departemen SDM, Toyota, menyatakan perusahaan sulit mengabulkan permintaan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya seperti dilansir laman Bloomberg serikat pekerja Toyota meminta perusahaan untuk menaikkan gaji pokok mereka sebesar kurang dari 2 persen.
Menurut Ketua Serikat Pekerja, Mitsuyuki Tsuruoka, kenaikan upah pokok sebesar 1,7 persen itu untuk menyesuaikan dengan kenaikan harga-harga menyusul pernyataan dari Bank Sentral Jepang.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China
Penunggak Pajak Kendaraan Dilarang Beli BBM Subsidi