"Harus kita akui penjualan Livina saat ini tengah anjlok," ujar Marketing Strategy and Product Planning PT Nissan Motor Indonesia Budi Nur Mukmin beberapa waktu lalu,
Budi menuturkan kalau biasanya Livina bisa terjual hingga 2.500 unit per bulan. Kini tengah menurun hanya mencapai 1.200-1.300 unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi penurunan ini disebabkan akibat perang diskon yang ada di lapangan. Ini semua karena kami tidak mau memberikan diskon, berbeda dengan pabrikan lainnya. Karena diskon di mata kami ini seperti narkoba, dan kami melakukan ini untuk buat jangka panjang, membuat perusahaan tetap sehat," tambahnya.
Lalu langkah apa yang akan diambil Nissan untuk menggairahkan Livina di Indonesia, apakah dengan model baru?
"Memang market MPV naik, tapi itu tidak besar. Dan perang diskon ini yang membahayakan. Penyegaran Livina? Insya Allah, kita lihat saja nanti," ucap Budi.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik