Dari sekitar 7.000 unit pemesan Honda HR-V, sekitar 45 persen merupakan wanita. Menurut Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy, wanita memilih SUV seperti Honda HR-V karena alasan keamanan.
“Laki-laki suka mobil, tetapi perempuan suka mobil SUV karena ada kekhawatiran keamanan. Kadang-kadang (kalau naik mobil SUV), dari depan itu tidak kelihatan isinya wanita, enggak ketahuan wanita, jadi di Indonesia ini jadi salah satu pertimbangan keamanan,” ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski disukai kaum wanita, Honda tetap mengincar para pria sebagai target konsumen mobil ini.
“Kita ingin buat cowok lah, sama seperti CR-V yang 72 persen konsumennya laki-laki, saya harapkan akan sama mungkin,” ujarnya.
Honda akan berupaya memenuhi pemesanan HR-V yang dibukukan sejak Indonesia International Motor Show bulan September 2014 lalu.
(ddn/ddn)










































