Operating General Manager of MMC PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Duljatmono menuturkan jika mau gencar dan membesarkan mobil BBG, maka perlu investasi yang cukup besar. Investasi itu digunakan untuk menambah sarana dan infrasruktur membangun SPBG-SPBG.
"Di Jakarta saja sangat terbatas. Kalau pakai BBG dan ke luar kota bagaimana. Jangankan BBG, nyari Pertamax aja di luar suka susah. Hal seperti itulah yang harus diperhatikan dan dilengkapi nantinya," ungkap Duljatmono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau SPBG sedikit terus mobil BBG-nya banyak, masyarakat mau tidak ngantre panjang dan lama. Jadi semua itu masih butuh waktu," kata Momon.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?