Ferrari Inginnya Kurs Rp 11.000-11.500 Per Dolar

Ferrari Inginnya Kurs Rp 11.000-11.500 Per Dolar

- detikOto
Jumat, 19 Des 2014 09:22 WIB
Ferrari Inginnya Kurs Rp 11.000-11.500 Per Dolar
Jakarta - Para pelaku pasar mobil mewah di Indonesia meyakini loyonya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang terjadi saat ini, bakal pulih pada 2015 mendatang. Mereka menginginkan kurs rupiah terhadap dolar berada di kisaran Rp 11.000 – 11.500 per dolar, karena nilai tukar itu dianggap paling ideal bagi pasar mobil mewah.

β€œSaya banyak bertukar pikiran dengan teman-teman lain di industri otomotif. Umumnya mereka yakin rupiah kembali menguat pada tahun depan,” papar Chief Executive Officer PT Citra Langgeng Otomotif, Agen Pemegang Merek Ferrari di Indonesia, Arie Christopher, kepada detikOto.

Menurut Arie, ada beberapa alasan yang mendasari keyakinan itu. Pertama, merosotnya nilai tukar rupiah dikarenakan banyak perusahaan swasta maupun pemerintah yang membeli dolar untuk membayar utang mereka yang jatuh tempo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua, menguatnya dolar bukan hanya terhadap rupiah saja, tetapi juga terhadap beberapa mata uang lain. Dengan kata lain, penguatan dolar merupakan fenomena global.

Dengan dua fenomena itu ditambah lagi fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, pemulihan nilai tukar rupiah akan berlangsung cepat. "Jadi, faktor fundamental yang baik itu, alasan ketiga yang mendasari keyakinan kami,” kata Arie.

Mengenai kisaran nilai tukar rupiah terhadap dolar yang sebesar Rp 11.000-11.500 per dolar, Arie menyebut besaran itu merupakan yang ideal baik bagi Agen Pemegang Merek (APM) mobil mewah maupun konsumen. APM bisa mengimpor mobil sebanyak-banyaknya, dan menenetapkan harga dengan mudah.

"Sedangkan dengan kurs sebesar itu, konsumen kami yang beberapa di antara eksportir juga merasa tidak merugi. Apalagi, kami menjual juga dalam dolar," kata dia.

(arf/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads