'Mobil Listrik Lebih Buruk dari Mobil Bensin'

'Mobil Listrik Lebih Buruk dari Mobil Bensin'

- detikOto
Rabu, 17 Des 2014 16:23 WIB
Mobil Listrik Lebih Buruk dari Mobil Bensin
Mobil listrik Volvo
Jakarta - Meski tak menghasilkan emisi gas buang yang menjadi biang pulusi udara, ternyata kendaraan listrik membawa dampak yang lebih buruk ketimbang kendaraan bermesin bensin. Soalnya, listrik yang mereka sedot dihasilkan dari pembangkit listrik dengan bahan bakar batubara.

Hasil penelitian pakar teknik Julian Marshall dan profesor teknik di University of Minnesota yang ditulis Julian Marshall menyebutkan dampak polusi yang ditimbulkan mobil listrik plug in maupun hybrid lebih buruk ketimbang kendaraan bensin konvensional.

β€œSejauh listrik yang Anda dapatkan (kota Anda, wilayah) dari pembangkit batu bara, maka upaya membuat lingkungan bersih sia-sia,” tulis hasil penelitian itu seperti dilansir Autoevolution, Rabu (17/12/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memang, polusi itu tak langsung berasal dari knalpot kendaraan listrik. Namun, proses penyediaan tenaga setrum yang mereka gunakan itulah yang menjadi sumber polutan yang mematikan.

Dengan logika seperti itu, hasil penelitian tersebut menyodorkan data, kendaraan listrik bertanggungjawab atas 86 persen lebih kematian yang disebabkan oleh polusi udara. Maklum, batubara paling banyak digunakan oleh pembangkit listrik.

Di Amerika saja, 39 persen pasokan listrik disediakan oleh pembangkit yang menggunakan bahan bakar batubara. Padahal, partikel emisi hasil pembakaran batubara itu menyebabkan kanker paru-paru dan penyakir pernfasan lainnya.

Departemen Energi Amerika Serikat menunjukkan, batubara digunakan di sejumlah pembangkit listrik. Pembangkit listrik batubara itu berada di Illinois, North Dakota, Ohio, West Virginia dan Wyoming.

(arf/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads