βKenaikkan harga BBM jujur kami akui ada dampaknya (terutama inflasi), namun pada sisi lain ternyata juga ada faktor yang bisa menutupi dampak itu di masyarakat,β tutur Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Rahmat Samulo, di Jakarta.
Beberapa faktor tersebut, kata Samulo, antara lain turunnya bonus bagi karyawan dari perusahaan tempatnya bekerja, ekonomi yang stabil, serta kesiapan masyarakat sesaat sebelum harga BBM dinaikkan. Walhasil, proses transaksi pembelian mobil juga tak banyak terpengaruh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Samulo juga menyebut, kenaikkan harga BBM juga tak serta merta membuat calon pembeli mobil Toyota mengalihkan pilihan. Menurutnya, hasil survei yang dilakukan menunjukkan, para calon pembeli mobil Toyota memiliki preferensi yang kuat sebelum melakukan transaksi.
βSehingga, saat terjadi kenaikkan harga BBM, yang tadinya ingin membeli Avanza tidak serta merta beralih ke mobil LCGC (Astra Toyota) Agy. Dan lain-lain,β ujarnya.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Seluruh Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang januari β Oktober lalu Toyota telah membukukan penjualan 343.715 unit. Jumlah itu setara dengan 33 persen dari total penjualan mobil di Tanah Air selama kurun waktu itu yang sebanyak 1.038.371 unit.
(arf/lth)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge