"Kita butuh SDM dari masyarakat Indonesia dengan produk Indonesia sendiri agar bisa ikut membuatnya. Dengan contoh contoh ini bisa sebagai bahan roiset, teknologi dan dipelajari mahasiswa bagaimana membuat produk otomotif," kata Direktur Korporat dan Hubungan Eksternal PT Toyota Manufacturing Indonesia, I Made Dana Tangkas usai menyerahkan Toyota Fortuner ke ITS di Gedung Robotika ITS, Rabu (19/11/2014).
Made mengungkapkan pihaknya sudah menyiapkan 14 unit dengan 6 varian yang akan disumbangkan ke PT dan SMK di Indonesia untuk digunakan sebagai bahan riset teknologi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Fortuner yang diberikan pada ITS, Made mengaku merupakan produk yang mempunyai kapasitas mesin 4.000 cc dengan setir kiri yang biasa diekspor ke Timur Tengah.
"Dari data PII 2013, jumlah insinyur kita baru mencapai 700 ribu orang jauh di bawah angka kebutuhan yang mencapai 1,5 juta orang. Makanya kita benar benar all out meningkatkan jumlah dan kualitas dibidang engineering," lanjut Made.
Selain memberikan bantuan Fortuner untuk riset, Yayasan Toyota Astra (YTA) juga memberikan beasiswa pada 25 mahasiswa ITS dengan total nilai Rp 180 juta.
Sedangkan tahun 2013 lalu, pihak YTA sudah memberikan beasiswa kepada 70 ribu siswa SD, SMP, SMA serta 17 ribu mahasiswa jurusan teknik dari 98 perguruan tinggi dengan nilai lebih dari Rp 60 miliar.
(ze/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus