Maret-September Masa Puncak Penjualan Mobil di Gorontalo

Maret-September Masa Puncak Penjualan Mobil di Gorontalo

- detikOto
Rabu, 19 Nov 2014 12:07 WIB
Maret-September Masa Puncak Penjualan Mobil di Gorontalo
Gorontalo - Barangkali tak seperti di wilayah lain, penjualan kendaraan bermotor di wilayah Gorontalo paling banyak terjadi pada Maret hingga September. Maklum, perekonomian provinsi ini 70 persen digerakkan oleh anggaran pemerintah.

"Sedangkan masa-masa pencairan anggaran pemerintah sangat menentukan. Kalau pencairan terlambat, maka perekonomian juga melambat," papar Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim, di Gorontalo.

Sedangkan sektor memberikan kontribusi 20 persen, dan 10 persen sisanya disumbangkan oleh BUMN dan koperasi. Dengan struktur penggerak perekonomian seperti itu, maka pembangunan yang bersumber anggaran dari pemerintah masih menjadi penentu geliat ekonomi termasuk sektor konsumsi pembelian kendaraan bermotor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sehingga pada saat pencairan, terjadi, maka pembelian kendaraan secara besar-besaran akan terjadi. Dan sebaliknya," ucap Idris.

Namun, kondisi seperti itu diharapkan berubah seiring dengan hadirnya investor ke Gorontalo. Dan ini mulai terlihat.

"Sekarang denyut perubahan itu mulai terlihat. Indikator yang paling gampang adalah, banyaknya kendaraan yang setiap hari dari pusat kota (Gorontalo) dan sekitarnya menuju Bandara," kata dia.

Meningkatnya pembelian kendaraan diperkiraan akan semakin meningkat jika sektor pertambangan, perkebunan, dan industri yang saat tengah dalam tahap persiapan operasi telah benar-benar berjalan.

"Makanya, kami berterima kasih kepada Mitsubishi yang telah menghadirkan diler baru untuk kendaraan penumpang. Sehingga jika selama ini pertumbuhan pasar kendaraan bermotor di wilayah ini 13 persen, bisa tumbuh lagi. Sehingga pendapatan pemerintah juga naik," papar Idris.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Sinar Gorontalo Berlian Motor, Mieke Liano, mengatakan, pihaknya optimistis pasar di Gorontalo bakal meningkat seiring bertumbuhnya perekonomian domestik.

Tanda-tanda prospek itu, menurutnya, saat ini sudah terlihat yakni dengan mulai bermunculannya diler-diler baru dari berbagai merek mobil.

"Daya beli masyaralkat juga terus membaik. Ini terbukti dari tumbuhnya pasar kendaraan penumpang, pertumbuhan sekitar 15 persen," ucapnya. Mieke mencontohkan perusahaannya. Sebelumnya perusahaan ini telah mengoperasikan satu diler khusus penjualan mobil komersial.

"Tapi sekarang kami membuka satu diler baru untuk penjualan kendaraan penumpang. Sebab, kami melihat prospek pasar sangat menjanjikan. Terlebih ceruk pasar segmen kendaraan penumpang masih terbuka lebar," tutur Mieke.

(arf/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads