"Kita juga ingin stakeholder otomotif untuk ikut membantu supaya mereka para pengguna, pembeli mobil taat berkendara, taat membayar pajak dan mentaati segala yang berhubungan dengan otomotif," katanya pada wartawan usai membuka POS 2014 di Convention Hall Grand City Surabaya, Rabu (29/10/2014).
Mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini juga mengakui pembangunan infrastruktur di Jawa Timur masih tertinggal dengan perkembangan dan jumlah kendaraan yang ada saat ini. "Infrastruktur kita tambah, kita perbaiki tapi tetap dibanding dengan pertumbuhan kendaraan memang masih kurang," ungkap dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah kendaraan di Jatim saat ini, kata Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim ini sudah mencapai 100 ribu mobil/tahun untuk mobil dan 1,5 juta sepeda motor/tahun.
Meski begitu, Gus Ipul sangat mendukung digelarnya pameran otomotif di Jawa Timur khususnya di Surabaya. Karena mampu mendoorng Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak dibidang otomotif.
"Ini juga sangat penting untuk mendorong IKM kita dimana harapan kita kedepan usaha kecil menengah dibidang komoponen otomotif berkembang pesat. Saat ini IKM otomotif kita sudah menyumbang 17 persen untuk komponen otomotif nasional," pungkas dia.
(ze/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik