"Proyek (produksi pikap medium) ini akan semakin memperkuat jalinan kerjasama GM (General Motors) dan Isuzu dalam bisnis memproduksi kendaraan komersial,β demikian pernyataan Isuzu Motos seperti dilansir Reuters, Senin (29/09/2014).
Dalam kerjasama ini, masing-masing perusahaan akan memproduksi pikap medium tersebut sesuai dengan nama yang mereka tetapkan. Namun, kendaraan itu memiliki platform yang sama sesuai dengan hasil proses pengembangan yang telah mereka seperti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kolabrorasi seperti itu kedua perusahaan juga bisa menghemat biaya produksi. Pasalnya, selain berbagai platform sehingga menghemat anggaran penelitian dan eksperimen, keduanya juga bisa berbagi komponen.
Galeri Foto: Isuzu D-Max Model Anyar
"Tetapi, kedua perusahaan belum menentukan kapan pikap tersebut mulai dipasarkan," tutur jurubicara Isuzu Motors, Eiji Mitsuhashi.
Dia mengatakan, meski menjalin kongsi pengembangan produk baru, namun keduanya tidak membahas porsi kepemilikan saham dalam kerjasama itu. GM menggenggam saham Isuzu sebanyak 49 persen, meski akhirnya, pada 2006 menjual 7,9 persen saham tersebut senilai US$ 300 juta atau Rp 3,3 triliun lebih.
Pabrikan itu sempat menghadapi masalah anggaran untuk pengembangan teknologi anyar. Akhirnya dia memilih untuk berbagai beban dengan pabrikan lain. Caranya, dengan berbagai beban termasuk mengembangkan model secara bareng-bareng.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat