Konsumen Lamborghini Huracan Bisa Pilih Hingga 50 Warna

Konsumen Lamborghini Huracan Bisa Pilih Hingga 50 Warna

- detikOto
Kamis, 04 Sep 2014 18:04 WIB
Konsumen Lamborghini Huracan Bisa Pilih Hingga 50 Warna
Jakarta - Lamborghini Huracan merupakan supercar yang dibekali teknologi-teknologi modern. Untuk pemilihan warna mobil konsumen bisa memilih sesuai dengan selera masing-masing. Hingga puluhan warna.

CEO Lamborghini Indonesia Johnson Yaptonaga menjelaskan, untuk pilihan warnanya di setiap mobil Lamborghini itu beragam. Tidak hanya ada 1 atau 2 warna bahkan bisa mencapai puluhan pilihan warna termasuk Huracan.

"Untuk warna banyak sekali untuk Lamborghini, seperti Huracan ini bisa kustom warna hingga 50 warna. Warna itu tergantung keinginan konsumen," kata Johnson dalam peluncuran Lamborghini Huracan di Potato Head, SCBC, Jakarta, Kamis (4/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Johnson, Lamborghini Huracan ini berbeda dengan kompetitor di kelasnya. Dari segi eksterior, interior hingga teknologi mesin yang digendongnya sudah dibekali teknologi-teknologi yang canggih dan modern.

Di Indonesia itu sendiri Lamborghini Huracan hanya tersedia 50 unit dan sampai akhir tahun mendatang diharapkan bisa terjual sebanyak 10 unit.

"Jika permintaanya lebih dari 50 unit kita harus menunggu kuotanya lagi. Karena kita (Indonesia) hanya mendapatkan kuota dari prinsipal sebanyak 50 unit saja dan target sampai akhir tahun nanti 10 unit saja sudah bagus," katanya lagi.

Nanti malam, para pengguna Lamborghini di Indonesia akan diundang untuk melihat langsung wujud dari Huracan. Setelah acara itu, Johnson mengharapkan Huracan dibeli oleh konsumen-konsumennya yang loyal.

Supercar asal pabrikan yang bermarkas di Italia ini menggendong mesin berkapasitas 5.2-liter V10 yang mampu menghasilkan tenaga hingga 610 HP.

Dengan mesin tersebut, supercar ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 3,2 detik sebelum menempuh kecepatan tertinggi 325 km/jam.

Banteng paling mutakhir Lamborghini ini di Indonesia dibanderol US$ 760.000 atau setara dengan Rp 8,9 miliar.

"Harga itu sewaktu-waktu bisa berubah karena penyesuaian pajak yang diberlakukan di negara masing-masing termasuk di Indonesia," beber Head of South East Asia of Automobili Lamborghini Sebastien Henry.

(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads