Mobil itu diperlihatkan di Monterey Car Week atau lebih dikenal dengan nama 'The Quail: A Motorsports Gathering' dan 'Pebble Beach Concours dβElegance'.
Mobil edisi khusus ini sendiri memiliki nama asli "Les Legendes de Bugatti" (Bugatti Legends). Ini merupakan penutup seri Legends yang sudah diperlihatkan sejak tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk harganya, tentu tidaklah murah. Sebab mobil ini akan dijual dengan harga 2.350.000 euro atau sekitar Rp 36,9 miliar.
"Ettore Bugatti adalah 'pelindung' kami. Permintaan-Nya bahwa sebuah mobil harus menjadi harmoni yang sempurna antara teknologi dan estetika masih berlaku bagi kita hari ini," kata Wolfgang Durheimer, Presiden Bugatti Automobiles SAS dalam siaran pers, Senin (11/8/2014).
"Ettore Bugatti selalu berusaha untuk menciptakan sebuah karya seni total. Ide dan kendaraan-Nya menetapkan batu fondasi untuk merek mobil yang dipuji itu dan sekarang sebagai yang paling berharga di dunia. Ettore Bugatti sendiri adalah legenda. Sudah jelas dari awal bahwa kita harus mendedikasikan model Legends akhir kepadanya secara pribadi," lugasnya lagi.
Ketika Ettore masih memegang Bugatti, dia berhasil melahirkan dua model yakni Tipe 57 SC Atlantic dan Type 41 Royale yang saat ini menjadi buruan kolektor dan terus berada di daftar atas mobil berharga termahal di dunia.
Mobil yang akan diperkenalkan ini didasarkan pada Bugatti Veyron 16.4 Grand Sport Vitesse1, seperti semua mobil seri Legends lainnya. Mobil sport super ini didukung oleh mesin W16 berkapasitas 8.0 liter yang mampu memuntahkan tenaga hingga 1.200 PS dengan torsi puncak di angka 1.500 Nm.
Dengan mesin ini, mobil tersebut mampu berakselerasi dari nol sampai 100 km/jam hanya dalam waktu 2,6 detik. Bila ada di lintasan yang memadai dan si pengemudi memiliki nyali lebih, maka kendaraan ini bisa dipacu sampai kecepatan maksimum 408,84 km/jam. Itu tak salah karena Vitesse yang menjadi basis mobil ini adalah roadster produksi tercepat di dunia yang pernah dibangun.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas