CEO GMM, Andrew Nasuri mengatakan pihaknya sedikit kecewa kepada pihak prinsipal karena Audi sudah memajukan mobil mesin dieselnya ke Euro5 dan suplai untuk Euro3 sudah tidak ada lagi sehingga sangat sulit untuk Audi Indonesia menghadirkan mesin diesel.
"Waktu kita bawa Q7 mesin diesel itu masih Euro3 dan di Indonesia Euro3 masih bisa digunakan karena tertolong dengan adanya Pertadex. Tapi sekarang mobil Audi mesin diesel sudah mengusung Euro5 dan sulit untuk beradaptasi di Indonesia," beber Andrew di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya lanjut Andrew jika dipaksakan, mesin diesel Audi yang sudah Euro5 dibawa ke Indonesia bisa saja tapi nanti ke depannya pasti ada masalah pada mobil itu.
"Jadi kita sudah mendiskusikan untuk tidak dulu membawa mobil mesin diesel ke Indonesia. Lain dengan mesin bensin meski sudah Euro5 atau Euro6 tapi prinsipal masih menyediakan yang untuk pasar Indonesia," tegasnya.
(ady/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Usulan Biar Pemprov DKI Tetap Dapat Pemasukan meski Pajak EV Rp 0