Seperti diketahui, model anyar dari Sport Utility Vehicle (SUV) yang tersohor ini akan lahir paling lambat di Indonesia International Motor Show (IIMS) yang akan digelar pada bulan September.
Di Jepang mobil ini punya banyak kelebihan untuk menjadi penantang serius bagi lawan-lawannya. Dari ukuran, X-Trail memiliki panjang 4.640 mm, lebar 1.820 mm, dan tinggi 1.715 mm.
Sedangkan mesin yang disematkan memiliki kapasitas 1.997 cc yang mampu menghasilkan 147 tenaga kuda, dengan konsumsi bensinnya diklaim 16 km per liter. Ada pula mesin 2.5 liter di Jepang serta mesin diesel 1.5 liter di Eropa.
General Manager Marketing Strategy and Communication Division PT Nissan Motor Indonesia Budi Nur Mukmin mengatakan kalau kemungkinan besar dua varian bensin yang dimiliki X-Trail akan pula mereka masukkan ke Indonesia dengan segudang fitur terbaru mobil ini.
"X-Trail generasi sebelumnya kan kita produksi selain untuk pasar lokal, tapi juga kita ekspor ke Thailand dan Malaysia. Untuk model terbaru ini, kemungkinan besar hanya untuk Indonesia," lugasnya.
"Kenapa? Karena model terbaru ini jauh lebih bagus. Itu kenapa Thailand dan Malaysia berani investasi lebih untuk memproduksi mobil ini di negara mereka sendiri," ujarnya seperti dilaporkan reporter detikOto Syubhan Akib dari Fukuoka, Jepang.
Pada generasi sebelumnya, lanjut Budi, Indonesia biasa menjual 250 unit X-Trail per bulan, sementara Malaysia dan Thailand menjual X-Trail pada rentang 50-100 unit per bulan.
Nah, untuk model terbaru yang masih akan diproduksi di Cikampek ini, Nissan yakin penjualannya bisa sampai tiga kali lipat.
(syu/ddn)










































