4 (empat) Outlet Terpadu ini berada di di Bekasi, Jakarta, Klaten dan Gresik dengan lokasi di
1. Daihatsu Harapan Indah Bekasi, Kawasan Kota Harapan Indah, Jl. Boulevard Raya kav. commercial park I No 9C, Kel Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat;
2. AstraDaihatsuPalmerah,Jl.KebayoranLamaNo.57JakartaSelatan;
3. Astra Daihatsu Klaten, Jl. Raya Solo-Yogyakarta, Desa Belangwetan,
Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah;
4. Astra Daihatsu Gresik, Jl. Raya Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan
Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Dalam siaran pers Daihatsu, 4 Outlet tersebut diresmikan secara serentak oleh Chief Executive Officer (CEO) AI-DSO Djony Bunarto Tjondro dan dipusatkan di Astra Daihatsu Harapan Indah Bekasi.
Ke-4 Outlet tersebut menerapkan standar mutu pelayanan global Daihatsu dan merupakan Outlet VSP (vehicle, service, parts) dengan pelayanan terpadu meliputi layanan penjualan unit, bengkel service dan penjualan spare parts. Ke-4 Outlet ini memiliki standar desain eksterior Outlet Daihatsu dengan desain modern dengan guratan garis merah dinamis.
Keunggulan lain yang menjadi standar pelayanan Daihatsu adalah adanya fasilitas booking service, Service Super Cepat (SSC) dengan durasi service selama 59 menit, penjualan spare parts dan geneuine accecories Daihatsu, customer lounge dengan fasilitas Wi-Fi sebagai ruang tunggu saat service dan kids corner atau area bermain anak. Semua fasilitas ini semakin menambah kenyamanan pelanggan dan keluarganya selama menunggu service.
"Peresmian Outlet Astra Daihatsu di empat kota ini merupakan upaya kami untuk meningkatkan pelayanan dengan mendirikan Outlet yang lebih banyak, lebih baik dan lebih dekat dengan pelanggan," ujar CEO AI-DSO Djony Bunarto Tjondro.
Djony menambahkan peresmian outlet ini menjadikan jumlah total outlet Daihatsu saat ini menjadi 212 Outlet dengan komposisi 127 Outlet Terpadu (VSP) dan 85 Outlet khusus Penjualan (V).
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas