Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Astrid Ariani Wijana, menjelaskan mobil yang terkena dampak PPnBM adalah Mazda CX-9 karena mobil itu memiliki kapasitas mesin 3.700 cc.
"Kalau dilihat secara keseluruhan dampaknya kecil, karena segmen mobil ini (CX-9) kecil dan konsumennya cukup loyal dan mereka benar-benar memperhatikan kenyamanan berkendara," ungkap Astrid di sela-sela peresmian diler MT Haryono di Jakarta, Rabu (16/4/2014).
Dijelaskannya, MMI melihat kenaikan PPnBM ini sangat kecil dampaknya bahkan bisa dibilang tidak ada. Karena penjualan CX-9 itu sendiri di Indonesia hanya 5-8 unit dalam 1 bulannya.
"Tapi kami akan tetap menjual CX-9. Kalau ada konsumen yang memesan kita akan hadirkan," timpalnya.
Saat ditanya kenaikannya sampai berapa puluh juta untuk Mazda CX-9?
"Kenaikannya sebenarnya tidak terlalu tinggi yakni hanya Rp 90 juta sampai Rp 100 juta lebih mahal dari harga sebelumnya," pungkasnya.
Galeri Foto: Mazda CX-9
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?