Timur Tengah akan menjadi sasaran selanjutnya Vios. Sebenarnya, Vios sudah mulai diekspor ke Brunei Darussalam dan Singapura sejak Desember 2013 lalu. Kini, Toyota melebarkan sayap Vios dengan mengekspornya ke Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Yordania, Lebanon, dan Yaman.
Rencananya sekitar 1.000 unit Vios akan diekspor per bulannya ditahap awal sebelum secara bertahap meningkat ke angka 3.000 unit per bulan. Langkah ini mengikuti jejak Innova, Fortuner dan Avanza yang sudah sebelumnya diekspor Toyota ke berbagai negara.
Mobil ini nantinya akan dinamakan Yaris, bukan Vios. Jadi di Timur Tengah, Yaris akan disediakan dalam model hatchback dan sedan.
Toyota Indonesia memulai produksi Vios di Pabrik Karawang II pada akhir tahun 2013 lalu. Untuk membangun pabrik Karawang II ini, Toyota harus merogoh investasi sebesar Rp 3,3 triliun dengan kapasitas produksi 120.000 unit per tahun. Pabrik Karawang II ini memproduksi Etios Valco, Limo dan akan memulai produksi Yaris di awal bulan April mendatang.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat