Presiden Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) Biswadev Sengupta mengatakan, pasar hatchback sangat potensial untuk di garap. "Tata bolt ke Indonesia? Cukup potensial. Kita lihat potensinya nanti ya," ujarnya.
Biswadev lalu memaparkan, sejak resmi beroperasi di Indonesia sejak 6 bulan lalu Tata Motors sudah memiliki beberapa model yang mereka jual di Indonesia. Di segmen mobil penumpang ada Aria, Storme dan Vista sementara di komersial ada Xenon dan Ace.
Tahun ini, mereka akan memperkenalkan 10 model dan 18 varian lagi di Indonesia. Saat ini, lanjut Biswadev, semua produk yang hendak mereka luncurkan sedang di tes karena mereka ingin memastikan semua produk yang masuk Indonesia benar-benar sesuai dengan kondisi Indonesia.
Tata Bolt yang dibangun dari platform X1 yang sama dengan yang digunakan Vista. Mobil ini sendiri diperlihatkan Tata di New Delhi Auto Show beberapa waktu lalu. Tata Bolt diperkuat mesin bensin Revotron berkapasitas 1.2 liter yang sudah diperkuat turbo. Mesin ini mampu melahirkan tenaga sampai 84 bhp di 5.000 rpm dengan torsi 140 Nm di 1.750-3.500 rpm.
Ada pula mesin diesel berkapasitas 1.3 liter Multijet yang diambil dari Fiat. Untuk versi bensin, mobil ini akan dikawinkan dengan automated manual transmission (AMT) dari Magnetti Marelli, Italia.
(syu/ady)













































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua