Besarnya pasar Multi Purpose Vehicle (MPV) menjadi daya tarik tersendiri dimata produsen otomotif di Indonesia. Terbukti setelah kejayaan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, beberapa pabrikan memutuskan untuk ikut bermain di dalamnya.
Namun diperkirakan bakal ada satu varian MPV yang akan tetap stabil, bahkan cenderung bisa mengalami penurunan penjualan. Seperti yang diungkapkan Chief Operation Officer DSO, Toto Suryana, di Jakarta.
"Berdasarkan pengalaman 2012 ke 2013, untuk MPV Semi Bonnet (MPV bongsor seperti Daihatsu Luxio) kemungkinan akan turun atau stabil itu ada," kata Toto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konsumen memang pasti akan tetap ada. Contoh konkrit Kijang, yang stabil di 6.000-7.000 per bulan. Dan sekarang pasar ini hanya tinggal Toyota Kijang sama Isuzu Panther. Tapi segmennya (konsumen) akan lebih jelas," katanya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi