"Dan kita (Indonesia) akan menjadi base produksi untuk kendaraan (komersial) dengan bahan bakar Euro2, dan akan dikirim untuk negara-negara berkembang. Dan untuk kendaraan dengan Euro4 akan langsung diproduksi di Jepang," ujar Director Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Supranoto pada ajang Gathering Isuzu di Jakarta.
Seperti dalam pemberitaan detikOto sebelumnya, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) melakukan ekspansi di Indonesia dengan membangun pabrik baru dengan total investasi mencapai Rp 1,3 triliun dan berdiri di lahan seluar 30.000 m2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik baru ini pada tahap awal memiliki kapasitas 52.000 unit per tahun untuk kendaraan komersial yakni Light Truck dan Medium Truck, dan pertama-tama hanya memproduksi untuk memnuhi kebutuhan pasar domestik.
Selain itu, pabrik ini akan memiliki fasilitas produksi yang terdiri dari framing untuk Giga, welding, painting, assembling, werehouse, vehicle stock yard, tear down area.
Nantinya juga akan dibangun gedung perkantoran yang akan digunakan oleh Divisi Technical & Production Division, Product Planning dan Purchasing.
"Kami melakukan investasi besar-besaran di Indonesia, seperti membangun aftes sales, sparepart, dan pabrik yang akan mulai produksi awal 2015," katanya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit