Berlokasi di Jl. Cilik Riwut KM 4,5 No. 60 RT 01/05, showroom ini dipimpin oleh Sony Hilman, selaku Branch Manager Mazda Palangkaraya, dan beroperasi di bawah pengelolaan PT Nusantara Borneo Motor.
βSejak peresmian Mazda Sunter yang dilakukan di akhir Oktober lalu, kini kami telah menambah jaringan dealer ke salah satu daerah yang paling menjanjikan di Indonesia, Palangkaraya,β kata Presiden Direktur PT Mazda Motor Indonesia Keizo Okue dalam keterangan resminya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terbentang di lahan seluas 1.946 meter persegi dari total tanah seluas 3.022 meter persegi, bangunan dua lantai ini dapat menampung 4 kendaraan untuk display.
Showroom ini terdiri dari 40 karyawan kompeten yang terbagi dalam 7 work bay berbeda dan 1 area fast-lane. Untuk memaksimalkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada pelanggan, Mazda Palangkaraya juga dilengkapi dengan sales force berpengetahuan luas dan teknisi berpengalaman yang siap membantu pelanggan.
Mazda Palangkaraya juga menjalankan konsep 3S yang terintegrasi (Sales, Service, dan Spare Parts). Mazda Palangkaraya juga dilengkapi dengan seluruh fasilitas utama, seperti kesempatan uji berkendara atau test drive; layanan pemesanan; akses Wi-Fi gratis & internet booth; area parkir yang luas; area tunggu yang nyaman; layanan face line; dan tempat bermain anak.
β20 pelanggan pertama dapat memperoleh 1 liter Mazda Genuine Oil (MGO) dan 1 buah oil filter yang diberikan secara cuma-cuma untuk servis 10.000 KM. Sementara itu, akan ada 1 liter MGO gratis, souvenir eksklusif, potongan harga khusus sebesar 15% untuk setiap oil filter dan pembersih udara, serta potongan harga sebesar 10% untuk servis produk. Semua ini diperuntukkan bagi 50 pelanggan pertama yang melakukan servis kendaraan Zoom-Zoom di Mazda Palangkaraya,β kata Pemilik PT Nusantara Borneo Motor Joe Surya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan