Honda melalui Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy menjelaskan kalau ada banyak hal yang harus mereka persiapkan untuk melahirkan Vezel di Indonesia.
"Banyak yang harus dipersiapkan. Tidak hanya sekedar jual produk," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk tahun ini tidak bisa karena kita sedang bersiap untuk meluncurkan Jazz generasi terbaru. Tapi tahun depan bisa," lanjutnya.
Honda Vezel sendiri diluncurkan Honda pada akhir Desember 2013 lalu dengan konsep penggabungan nilai-nilai yang beragam seperti kualitas dinamis sebuah SUV, kemewahan sebuah Coupe, serta fungsionalitas sebuah Minivan.
Desain eksterior pada bagian bawah Honda Vezel mengekspresikan sebuah stabilitas bodi layaknya sebuah SUV, sedangkan pada bagian atas tampil stylish layaknya sebuah Coupe. Perpaduan keduanya terpadu melalui garis karakter yang tajam dimana desain eksteriornya terlihat inspiratif dan juga emosional.
Sementara untuk desain interiornya, Honda Vezel terlihat memadukan desain interior sebuah mobil Coupe sekaligus Minivan.
Pada jok depan, kabin terlihat seperti sebuah ruangan pribadi yang berkualitas tinggi, sedangkan jok belakangnya terlihat nyaman dan fungsional layaknya sebuah Minivan.
Di Jepang, Honda Vezel tersedia dalam dua varian yaitu model hybrid dan juga model mesin bensin yang dijual di Jepang. Untuk varian hybrid, Honda Vezel menggunakan mesin Sport Hybrid i-DCD (Intelligent Dual Clutch Drive) berkapasitas 1.5 liter berinjeksi seperti All New Honda Fit Hybrid generasi terbaru.
Sedangkan untuk varian mesin bensin, Honda Vezel menggunakan mesin berkapasitas 1.5 liter i-VTEC. Kedua varian mesin Honda Vezel ini akan memberikan kenyamanan dalam berkendara yang dinamis, serta efisiensi konsumsi bahan bakar yang baik.
(syu/lth)












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat