Seperti pabrikan Mitsubishi yang sudah meluncurkan Outlander plug-in hybrid atau PHEV di Jepang pada beberapa waktu lalu.
Diberitakan laman Autonews Selasa (31/12/2013) Mitsubishi Motors Corporations (MMC) baru saja mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan kalau pemasaran Outlander listrik di Amerika Serikat (AS) ditunda hingga tahun 2015 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, lanjutnya saat ini suplai baterai hanya sekitar 2.000 baterai per bulannya. Itu karena LEJ fokusnya terbagi 2, memproduksi baterai untuk Outlander PHEV dan i-MiEV di Jepang.
Dengan begitu, Mitsubishi hanya bisa mendapatkan sekitar 4.000 baterai dalam per bulannya dan diharapkan bisa meningkat menjadi 5.000 perbulan pada April mendatang.
"Itu berarti sekitar 60.000 unit per tahun. Kita hanya bisa membuat 30.000 mobil listrik untuk tahun ini, tapi kita akan lipat gandakan nanti," timpalnya.
Sementara itu, di pasar otomotif nasional Operation General Manager PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Duljatmono pernah mengatakan kalau Outlander versi listrik ini akan diluncurkan di Indonesia pada tahun 2014 mendatang.
(ady/ikh)










































