Toyota: Avanza Takkan Berubah Total Sampai 2019

Toyota: Avanza Takkan Berubah Total Sampai 2019

Muhammad Ikhsan - detikOto
Rabu, 18 Des 2013 11:44 WIB
Toyota: Avanza Takkan Berubah Total Sampai 2019
Avanza batik edisi khusus 10 Tahun
Jakarta - Toyota Avanza merupakan jagoan PT Toyota Astra Motor (TAM) di segmen mobil keluarga 7 penumpang. Memasuki usia 1 dekade, MPV Avanza kini pesaingnya semakin banyak.

Apa yang akan dilakukan TAM untuk menjaga dominasi mobil sejuta umat? Apakah akan ada perubahan model dalam waktu dekat?

"Avanza masih dalam rangka 10 tahun. Masing-masing produk itu ada plus minus. Salah satu kelebihan Avanza itu dari produknya. Avanza penggerak roda belakang. Itu kan paling cocok untuk kondisi indonesia," kata GM Corporate Planning and Public Relation PT Toyota-Astra Motor Widyawati Soedigdo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Widya, TAM dalam waktu dekat tidak akan mengeluarkan model terbaru Avanza. TAM akan mempertahankan siklus perubahan MPV 8-10 tahun. Toyota Avanza generasi pertama muncul 2003 dan generasi kedua muncul pada 2011.

"Perubahan MPV itu bisa berubah 8-10 tahun. Untuk Avanza, berarti 8-10 tahun," ucap Widya.

Itu berarti kemungkinan, generasi berikutnya dari Avanza baru muncul paling cepat di 2019.

TAM agak santai menanggapi kehadiran para kompetitor dan tidak terlihat gegabah lantas mengubah mengubah model Avanza lebih cepat. Berdasarkan ketatnya persaingingan pasar low MPV, Toyota hanya merombak memadukan fitur pada Avanza untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen.

"Kita masih percaya Avanza itu bukan cuma produk biasa. The whole package Avanza itu after sales-nya, resale value, dan itu sudah terbukti dari yang lain," pungkasnya.

TAM memang sudah memastikan Avanza tidak akan berubah model dalam 8 tahun ke depan, namun kalau konsumen ingin memodifikasi mobilnya, TAM menyediakan paket tersebut.

"Modifikasi Avanza tujuan kepada para pengguna Avanza yang dibilang mobil sejuta umat. Kalau dia ingin tampil beda bisa, dan itu bisa. Saya lebih percaya diri karena (Avanza) itu tersebar di seluruh Indonesia," tutup Widya.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads