Holden Hengkang dari Australia, Toyota Ketar-ketir

Holden Hengkang dari Australia, Toyota Ketar-ketir

Syubhan Akib - detikOto
Kamis, 12 Des 2013 17:32 WIB
Holden Hengkang dari Australia, Toyota Ketar-ketir
Sydney - Industri otomotif Australia tengah diujung tanduk. Ramai-ramai pabrik raksasa otomotif keluar dari benua kanguru, setelah General Motors (GM) yang mengumumkan akan menutup pabrik Holden, kini giliran Toyota yang ketar-ketir.

GM sebelumnya telah menjelaskan kalau mereka melihat perkembangan yang ada dan kurang menguntungkan di Aussie yang membuat mereka berencana untuk menutup pabrik di Australia yang kerap diperuntukkan untuk memproduksi varian terbaru ataupun mesin terbaru.

Rencananya seluruh beban produksi di Australia akan ditutup di 2017 mendatang. Terang saja masalah ini membuat pemerintah Australia ketar-ketir karena itu berhubungan dengan ribuan tenaga kerja dan perekonomian mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ternyata bukan hanya pemerintah Australia saja yang kelabakan atas rencana ditutupnya Holden, Toyota yang saat ini menjadi satu-satunya perusahaan yang masih belum menyatakan niatnya untuk menutup pabrik pun ketar-ketir.

Toyota Motor Corp mengatakan bahwa keputusan General Motors Co untuk menghentikan produksi di Australia akan memberikan tekanan belum pernah terjadi sebelumnya pada kemampuan mereka untuk membuat mobil di negara tersebut. Terlebih, sebelum GM, Ford juga sudah mengatakan akan menutup pabrik mereka di Australia.

"Ini akan menempatkan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada jaringan pemasok lokal dan kemampuan kami untuk membangun mobil di Australia," kata Toyota Australia dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters.

Untuk itu, Toyota harus berunding kembali dengan pemasok komponen dan pemerintah untuk menentukan langkah selanjutnya untuk menentukan apakah Toyota juga harus tutup untuk membuat Australia menjadi negara tanpa pabrik mobil atau akan terus memproduksi mobil dan menjadi satu-satunya produsen yang memproduksi mobil disana.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads