'Kalau Orang Betawi Bilang, VW Itu Gak Ada Matinya'

'Kalau Orang Betawi Bilang, VW Itu Gak Ada Matinya'

Aditya Maulana - detikOto
Jumat, 06 Des 2013 18:07 WIB
Kalau Orang Betawi Bilang, VW Itu Gak Ada Matinya
Foto: Syubhan-detikOto
Jakarta - Di masa-masa awal kelahiran Volkswagen di Indonesia, memperkenalkan merek VW ke Indonesia cukup sulit, tapi kini VW semakin banyak dan terus diterima di hati masyarakat Indonesia.

"Kalau kata orang Betawi bilang, VW itu ga ada matinya," ujar Presiden Komisaris PT Indomobil Subronto Laras kepada para pewarta di sela-sela peresmian diler VW Kemayoran, Jumat (6/12/2013).

Dia menceritakan pada tahun 1971 silam ketika dirinya ingin membeli VW di Indonesia sangat sulit karena belum adanya aturan atau pembatasan soal import mobil mewah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dulu saya mau beli VW Passat, susahnya minta ampun. Harus nunggu 6 bulan dulu. Tapi sekarang sudah begitu mudah," katanya.

Kini, Volkswagen kian tumbuh, dengan angka penjualan VW di Indonesia yang terus meningkat.

Di tahun 2007, penjualan VW hanya mencpai 50 unit, kemudian 135 unit di 2008, 184 unit di 2009, 385 unit di 2010, 641 unit di 2011, dan 1.002 unit di 2012.

(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads