Baterai Gendhis Terbakar, Ini Tanggapan Kemenristek

Baterai Gendhis Terbakar, Ini Tanggapan Kemenristek

- detikOto
Senin, 25 Nov 2013 16:33 WIB
Baterai Gendhis Terbakar, Ini Tanggapan Kemenristek
Bandung - Semua mobil listrik yang dikembangkan di Indonesia kini di bawah naungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Apa komentar Kemenristek soal insiden terbakarnya baterai mobil listrik Gendhis?

"Insiden letupan baterai Gendhis ini merupakan hal biasa yang bisa saja terjadi pada setiap proses perekayasaan," ujar Staf Khusus Kemenristek Zulkifli Halim saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/11/2013).

Kenapa baterai mobil bisa terbakar, menurutnya dalam proses perekayasaan itu wajar terjadi. "Di Amerika saja beberapa kali ada yang meledak dulu. Namanya juga teknologi baru. Cuma waktu itu menjelang sampai ke Ristek, baterainya habis," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari hasil investigasi, kebakaran ada di seputar baterai. "Karena pengamannya belum bagus, pengamannya belum tertata dengan baik di kontrolnya. Kendaraan ini masih dalam proses untuk mencari formula yang tepat," ujarnya.

Meski begitu, Kemenristek, lanjut Zulkifli tetap berkewajiban melakukan pengawasan pada pengembangan mobil listrik seperti Gendhis dan kawan-kawan. Kemenristek tetap akan mendukung pengembangan mobil listrik.

"Mobil itu tidak diuji bareng-bareng, memang jenisnya sama, tapi tidak diuji di UGM. Yang (baterainya terbakar) itu warnanya putih merah, yang ikut arak-arakan warna cokelat tua," ujarnya.

Kemenristek sendiri kini tengah melakukan road show mobil listrik ke berbagai daerah. Setelah di kampus UGM Yogyakarta pekan lalu, giliran Bandung yang mendapatkan mobil listrik.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads