Mentri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta mengaku puas usai menjajal mobil listrik jenis sport bernama Selo. Mobil tersebut dijajal bersama Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Pratikno berkeliling kampus.
Gusti Muhammad Hatta didampingi Pratikno dari Balairung kantor Pusat UGM mencoba mengemudikan sendiri mobil listrik tipe sport yang diberi nama "Selo". Dari Balairung berkeliling kampus melewati kawasan Boulevard dan kembali ke Balairung dengan menempuh jarak kurang dari 1 km.
Usai menjajal Selo, dia sempat menaiki mobil listrik Semar UGM sebelum menjajal bis listrik karya Dasep Ahmadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, dalam mengembangkan mobil listrik, yang belum mampu dikuasai adalah teknologi baterai. Pengembangan mobil listrik ke depan diharapkan perguruan tinggi banyak melakukan penelitian dalam pengembangan teknologi baterai agar industri mobil nasional bisa mandiri.
Dia mengatakan hingga saat ini, sejumlah komponen mobil listrik masih impor dan membutuhkan kelonggaran regulasi agar keinginan Indonesia memproduksi mobil listrik secara massal bisa tercapai.
Sesuai roadmap lanjut dia, hingga akhir 2013 sudah ada prototipe mobil listrik massal. Soal produksi, secara terbatas bisa dilakukan. Kemenristek akan berkoordinasi dengan Kemenhub, perguruan tinggi dan swasta untuk keberlanjutan program ke depan.
"Kalau semua bekerja, saya tidak pesimis Indonesia tidak ketinggalan teknologinya. Sekarang sudah ada battery 120 watt/hour ke depan perlu ditingkatkan, keinginan kita battery kecil density-nya tinggi," katanya.
Sementara itu Tatar Yoga Nugroho selaku supervisor mobil listrik dari Kupu-kupu Malam yang mengerjakan mobil listrik 'Selo' sport warna kuning memiliki spesifikasi motor Eve-Drive 130 Kw atau sepadan dengan 180 horse power.
Mobil listrik sport hasil rakitan selama enam bulan itu menggunakan gear box otomatis dengan empat percepatan. Rem depan menggunakan wheelwood dengan enam pot dan rem belakang empat pot.
"Mobil ini disetting 200 km/jam, namun bisa ditingkatkan lagi," kata Tatar Yoga Nugroho.
(bgk/lth)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?