Kini Mazda2 model terbaru hadir denga Light Emitting Diode Reflector Type Headlamps(fitur standar di tipe R dan RZ). Lalu bisakah pengguna Mazda lama mengganti headlampnya dengan yang baru?
Produck Planning PT Mazda Motor Indonesia Bonar Pakpahan menuturkan kalau pihaknya sebenarnya tidak menganjurkan kepada pengguna Mazda2 lama mengganti headlampnya dengan yang baru. Faktor utama yakni masalah harga yang sudah pasti lebih mahal.
"Perubahan LED ini meskipun tidak seberapa tapi sangat cukup signifikan. Mulai dari bentuk lampunya, pencahayaan, sehingga untuk mengubah itu bisa menelan biaya yang lebih besar," katanya kepada para pewarta di Jakarta, Jumat (8/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kami rasa dengan kenaikan harga Rp 3 juta ini sudah merupakan harga yang wajar. Sebaiknya tidak diajurkan bagi pengguna Mazda2 lama ingin mengganti lampunya karena akan jauh lebih mahal," katanya lagi.
Sistem ini lanjutnya, sudah menggunakan Light Emitting Diodes (LED) yang memiliki beberapa kelebihan seperti konsumsi daya listrik yang rendah yaitu 16 watt dibandingkan penggunaan 55 ~ 60 watt untuk halogen dan 35 watt ~ 60 watt untuk bohlam xenon HID.
Daya hidup yang sangat panjang, dengan lebih dari 10.000 jam operasional dibandingkan lampu halogen yang memiliki waktu operasional 1.500 β 2.500 jam dan xenon HID dengan 2.500 β 3.500 jam waktu operasional.
Selain itu, Visibilitas yang lebih baik (sehingga tentunya lebih aman) pada malam hari, dikarenakan temperatur warna dari LED yang serupa dengan sinar matahari. Obyek-obyek yang disinari cahaya LED dapat dilihat secara jelas dan natural.
(ady/ikh)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!