Head of Sales and Marketing Division PEI Winara Arigayo mengatakan penurunan target itu untuk tahun fiskal 2013 dan sudah dilakukan karena terjadi penurunan penjualan di Indonesia.
"Sekarang itu tahun-tahun yang berat buat Proton. Jadi kami terpaksa melakukan revisi target," keluh Winara kepada para pewarta di sela-sela acara media drive Proton Suprima S di Sentul, Bogor, Kamis (7/11/2013) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak pemain yang baru dan mereka cukup baik penjualannya. Tapi kami juga ke depannya akan terus melakukan penyegaran terutama dalam hal safety pada produk-produk kami," lugasnya.
Hingga bulan September lalu Proton baru menjual 978 unit di Indonesia. Padahal di tahun lalu mereka sanggup meraih angka 2.263 unit. Dengan tinggal 1,5 bulan lagi, Proton akan cukup kesulitan menyamai tahun 2012.
Sementara itu, Proton berbeda dengan pabrikan lainnya yang sudah melakukan kenaikan harga jual mobil.
"Harga terus terang kita belum naikan, kita mainkan di sales program saja. Sampai kapan tidak naik belum tahu, tapi masih cukup okelah," tuntasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat