Sebelumnya pabrikan mobil asal Prancis ini meluncurkan edisi Jean Pierre Wimille dan Jean Bugatti Veyrons masing-masing 3 unit yang merupakan bagian dari line up Bugatti Legends.
Sama seperti sebelumnya, Bugatti Veyron Legend Meo Constantini tersebut bertujuan untuk mengenang Bartolomeo Costantini, manager tim balap Bugatti pada 1927-1935 yang juga teman dekat dari pendiri Bugatti, Ettore Bugatti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edisi balap ini dibalut warna biru dan hitam dan aksen almunium sehingga memunculkan silhoutte Targa Florio.
Bagian interiornya tersemat kulit kustom dengan jahitan benang biru serta tanda tangan Meo Constantini yang disulam di sandara kepala. Foto-foto suasana balap Bugatti tempo dulu juga menghiasi bagian doortrim sehingga tercipta kesan vintage.
Bugatti mengklaim tidak ada perubahan di sektor mesin. Mesinnya masih mengandalkan W16 8.000 cc quad-turbo yang diklim mampu melontarkan tenaga 1.200 HP dan torsi 1.106 lb-ft.
Dengan kemampuan itu Bugatti Veyron Legend Meo Constantini sanggup berlari dari titik 0-100 km/jam dalam hitungan waktu 2,6 detik dan kecepatan maksimum 408 km/jam. Berapa harganya? Dilansir dari autoevolution, di Eropa, Bugatti Veyron Meo Constantini yang ada 3 unit ini dibanderol Rp 32 miliar.
(/)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!