"Kendala berat untuk pengecasan. Selama ini kami mengalami besar di situ. Di Yogyakarta tidak tersedia stasiun pengisian mobil listrik," keluh Manager Kupu-kupu Malam, Kunto Wibisono saat ditemui detikOto di Jakarta.
Jadi selama ini Kunto beserta timnya menggunakan sistem pengisian kecil dimana membutuhkan waktu 8 jam untuk proses pengisian. Ini pastinya tidak efektif dan menyita waktu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau mau pakai charger besar, itu berat, dan itu harusnya tersedia di banyak tempat. Selama ini kita bawa charger kecil dengan kendala dayanya kecil," pungkasnya.
Selain kehabisan baterai, mobil listrik Selo dan Gendhis tidak pernah mengalami korsleting listrik dan masalah teknis lainnya. Untuk kondisi jalan tanjakan dan turunan mobil ini terbilang mumpuni. Jadi ditambah waktu proses penyempurnaa, kedua mobil tersebut akan siap diproduksi massal.
"Selain kehabisan baterai tidak pernah mogok, korsleting listrik pun belum," imbuhnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China
Penunggak Pajak Kendaraan Dilarang Beli BBM Subsidi