Tak Capai Target Penjualan, Subaru Ubah Strategi Pemasaran

Laporan dari Singapura

Tak Capai Target Penjualan, Subaru Ubah Strategi Pemasaran

Mega Putra Ratya - detikOto
Selasa, 29 Okt 2013 13:38 WIB
Tak Capai Target Penjualan, Subaru Ubah Strategi Pemasaran
dok Response
Singapura - Produsen mobil Jepang, Subaru mengakui bahwa penjualan pada 2013 ini tidak mencapai targetnya. Hal itu disebabkan karena lemahnya kualitas tenaga kerja di bidang penjualan.

Sebelumnya Subaru menargetkan 3.300 unit mobil Sport Utility Vehicle (SUV) mereka, Forester dan XV terjual pada 2013 ini. Nyatanya, hingga
September, secara total Subaru hanya membukukan 1.061 unit.

"Kami mengekspektasikan diler menjual lebih banyak, tapi mereka memang
amat berjuang karena problem kami ada di tenaga kerja di bidang penjualan. Di situ para sales kami sangat lemah, belum bisa menyampaikan keunggulan-keunggulan mobil-mobil penggerak empat roda all-wheel drive (AWD) kami," ujar Direktur Eksekutif Tan Chong Subaru Glenn Tan pada sesi wawancara di Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Glenn mengatakan Subaru kini telah melakukan perbaikan yakni mengubah
program pelatihan dan sistem perekrutan.

Tantangan yang harus dihadapi saat ini, sambungnya, ialah bagaimana membuat sumber daya manusia Subaru di bidang itu untuk lebih mengerti bagaimana AWD lebih baik dari mobil-mobil berpenggerak dua roda.

Subaru juga akan lebih giat melakukan kegiatan-kegiatan promosi yang bertujuan mengaitkan merek Subaru dengan gaya hidup perkotaan kelas menengah.

Di samping itu, Subaru saat ini sedang menggalakkan kampanye 'Yes You Can' sebagai strategi pemasaran lainnya.Β 

"Kami memberikan subsidi untuk pembayaran uang muka sehingga pembeli
bisa mendapatkan uang muka yang lebih ringan," papar Glenn mengenai
kampanye yang dimulai sejak pekan ini tersebut.

Ia sendiri menolak untuk memberikan promosi dengan cara diskon. "Subaru adalah merek yang tergolong premium. Lagipula, dengan memberikan diskon maka konsumen-konsumen nantinya tidak akan mau membeli jika tidak ada hal itu. Kami lebih baik kehilangan beberapa nomor (calon pembeli) daripada harus diskon, seperti diskon besar-besaran sampai Rp 20-30 juta," ujarnya.

Subaru juga akan meluncurkan Subaru WRX. Rencananya akan dilauching
pada ajang Tokyo Motor Show penghujung tahun ini. Sedangkan di
Indonesia kemungkinan besar akan dirilis tahun depan.

(ega/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads