Menurut salah satu dosen Desain Produk di Institut Teknologi Bandung (ITB) Yanes Martinus Pasaribu yang juga turun tangan dalam pengembangan mobil listrik nasional, salah satu kendalanya adalah tidak fokus.
"Belum ada koordinasi yang fokus, jadi mereka mengembangkan masing-masing. Jadi sinergi belum terbangun antar 5 universitas itu," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahnya juga dirasa kurang mendukung adanya mobil listrik di Indonesia. "Kalau pemerintah mendukung regulasinya pasti sudah ada, nah ini sekarang ada tidak?," lugasnya.
Tak hanya itu, untuk mengarah ke produksi masal juga dinilai belum bisa karena masih banyak yang harus dipersiapkan seperti infrastruktur dan lain sebagainya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat