Toyota Motor Co sudah mengumumkan mereka akan memproduksi Camry hybrid dalam waktu dekat. Dirakitnya Camry hybrid di Malaysia menyusul hatchback Jazz hybrid yang sudah lebih dulu dirakit di sana.
Malaysia sepertinya menjadi surga untuk mobil hybrid terbukti sudah 2 pabrikan mobil yang tertarik merakit mobil di negeri ini. Selama ini bea cukai dan bea masuk untuk mobil hybrid dan listrik dibebaskan, namun insentif itu akan berakhir di bulan Desember 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan diproduksinya Camry hybrid di negara tersebut, menjadikan Malaysia menjadi negara kedua yang memproduksi Camry hybrid di ASEAN.
Dilansir paultan, Jumat (18/10/2013), Toyota akan merakit Camry hybrid mesin 2.000 cc.
Belum ada kabar apakah CKD Camry hybrid di Malaysia nantinya akan diekspor ke negara-negara ASEAN atau hanya untuk pasar domestik Malaysia. Namun dapat dipastikan, harga Camry hybrid di Malaysia akan lebih murah ketimbang import Camry hybrid dari Thailand.
PT Toyota-Astra Motor (TAM) menanggapi izin Camry hybrid dirakit di Malaysia karena dibantu insentif, sementara pemerintah Indonesia belum memberlakukan insentif untuk mobil mobil mesin ganda. TAM pun tetap mendatangkan Camry hybrid ke Indonesia dari Thailand.
"Masih (dari Thailand). Di Malaysia ada insentif hybrid," kata General Manager Corporate Planning and Public Relation, Widyawati.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik