Salah satu mobil super eksotis asal Amerika Serikat Dodge SRT Viper menunjukkan hasil yang kurang baik di pasar mobil sport. Dampak dari kejadian ini jumlah produksinya terpaksa dikurangi. Dari jumlah produksi 9 unit per hari turun menjadi 6 unit saja.
Sebelumnya, Chrysler Group berharap dengan lahirnya SRT Viper terbaru bisa membuat publik pencinta mobil super terpesona, namun kenyataan berkata lain.
Dodge SRT Viper model terbaru muncul dan menjadi bintang New York Auto Show 2012 dan mulai dijual awal tahun ini. Namun, penjualannya tidak sesuai harapan. SRT Viper kalah bersaing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurunnya permintaan Dodge SRT Viper tentu menjadi pukulan berat pihak Chrysler Group. Pasalnya sebelum generasi kelima hadir, model ini menjadi mobil bermesin besar yang sukses di industri mobil super global. Alasan lainnya mengapa konsumen tidak mencari mobil tersebut karena Dodge SRT Viper tidak memiliki ban untuk musim dingin.
SRT Viper adalah mahakarya pabrikan mobil AS dengan proses pengerjaan yang rumit. Ciri khas SRT Viper terletak pada mesin dan struktur bodi yang kuat dan ringan serta penopang suspensi yang handal.
Untuk diketahui, mobil yang mampu bergerak dari 0-100 km/jam dalam hitungan waktu kurang dari 3 detik dan kecepatan maksimal 330 km/jam ini diproduksi di pabrik Chrysler Group di Detroit.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun